12 Cara Menyimpan Daging Kurban di Kulkas agar Awet!

Halo semuaa! Pada kesempatan kali ini saya akan memberitahu cara menyimpan daging kurban yang baik dan benar supaya daging yang kalian simpan akan tetap dalam keadaan segar dan dapat bertahan lama.

Pada Hari Raya Idul Adha, pastinya seluruh umat Islam yang tidak menunaikan ibadah haji di Makkah di anjurkan untuk berkurban, dan biasanya setiap yang berkeluarga pasti akan mendapatkan jatah daging kurban tersebut untuk di olah menjadi beberapa menu makanan.

Dari sebagian orang pasti akan memilih untuk langsung mengolah daging kurban tersebut karena khawatir daging tersebut akan membusuk dan tidak tahan lama.

Padahal, jika kita bisa menyimpan daging qurban dengan baik dan benar agar daging kurban tersebut tetap awet dan segar. Untuk mengetahui cara menyimpan daging kurban yang baik, yukk simak beberapa penjelasan berikut ini.

Cara Menyimpan Daging Kurban yang Benar agar Tahan Lama dan Tetap Segar

1. Jangan Mencuci Daging saat akan Disimpan

Jika kita mencuci daging dan langsung menyimpannya kedalam freezer justru hal tersebut akan merusak kualitas daging, maka janganlah kalian mencuci daging saat hendak di simpan.

Usahakan daging yang akan kalian simpan masih berada dalam keadaan yang segar setelah di potong. Karena daging yang sudah terkena air sangatlah rentan terserang oleh bakteri apabila tidak cepat-cepat untuk di olah.

Tetapi jika kalian ingin segera mengolahnya, maka kalian harus mencuci nya terlebih dahulu. Untuk itu, jika kalian ingin menyimpan daging kurban dalam jangka waktu yang tidak bisa di tentukan, sebaiknya segera masukkan daging segar yang sudah di bungkus plastik atau disimpan di wadah kedalam freezer pada kulkas.

2. Kalian Harus Menyimpan Daging Kurban Didalam Freezer

Cara menyimpan daging kurban yang paling baik adalah dengan di bekukan. Potong-potong daging sesuai dengan ukuran yang kita butuhkan, kemudian masukkan daging kedalam kantong plastik atau kedalam wadah yang kedap udara.

Jika kalian akan menyimpan daging kurban di dalam plastik, maka pilihlah plastik putih atau bening untuk menyimpannya. Kemudian janganlah kalian menyimpannya dengan menggunakan plastik bawaan dari panitia daging kurban.

Karena plastik tersebut tidak terjamin kebersihan dan kulitasnya. Kemudian jika kalian menyimpan daging di dalam freezer hal tersebut akan berpengaruh dalam menghambat pertumbuhan bakteri jahat yang ada pada daging.

3. Taruh Daging Kurban pada Suhu Sejuk Sebelum Dibekukan

Janganlah kalian langsung memasukkan daging yang segar ke dalam freezer. Setelah menerima daging kurban dari panitia, di sarankan untuk tidak langsung menyimpan daging kurban tersebut kedalam freezer. Yaitu dengan membiarkannya pada suhu normal selama 3 sampai 4 jam sebelum menyimpannya.

Lalu untuk menjaga cita rasa daging agar tetap segar dan tidak berubah rasanya, maka kalian dapat membumbui daging tersebut sebelum di masukkan kedalam freezer.

Cuci daging dengan benar, lalu tambahkan garam, masala, cuka dan kemudian simpan ke dalam freezer. Jangan lupa untuk mengemas daging dengan benar terlebih dahulu sebelum kalian menaruhnya ke dalam freezer. Jika sudah melakukan step tersebut, maka daging siap di masukkan dalam freezer.

4. Tentukan Suhu Penyimpanan untuk Menyimpan Daging Kurban

Biasanya suhu yang tepat untuk menyimpan daging kurban adalah -1 sampai 1 derajat celsius. Jadi, sebisa mungkin kalian harus menghindari menyimpan daging kurban pada suhu diatas 1 derajat celsius.

Karena pada suhu tersebut dapat meningkatkan pertumbuhan bakteri pada daging. Hal itulah yang dapat menjadi penyebab daging mudah busuk.

5. Gunakan Plastik Kedap Udara untuk Menyimpan Daging Kurban

Untuk menyimpan daging kurban, kalian bisa menggunakan vacuum sealer atau yang biasa disebut alat pres plastik kedap udara supaya daging yang kalian simpan bisa tersimpan dengan lebih awet.

Pisahkan daging kurban sesuai dengan takaran konsumsi harian keluarga kalian, tempatkan daging di wadah yang berbeda-beda kemudian tutup dengan rapat.

Disarankan bagi kalian untuk memilih wadah makanan dengan food grade yang sudah pasti terjamin keamanan bahannya untuk menyimpan daging kurban.

Tempatkan setiap porsi daging diwadah yang berbeda-beda esuai dengan takaran konsumsi. Daging yang berada di dalam wadah dan kemudian disimpan di dalam kulkas dapat bertahan hingga satu tahun lamanya.

Alasan untuk memotong dan memisahkan daging dalam porsi-porsi kecil adalah untuk memudahkan kalian pada saat akan mengolah daging tersebut.

Menyimpan daging kurban dalam keadaan potongan besar lalu membekukannya akan membutuhkan waktu yang cukup lama jika kalian hendak mencairkannya. Kemudian jika daging tersebut di bekukan kembali maka kualitas daging tersebut akan menurun.

Selain itu pembungkus daging yang paling ideal ialah dengan menggunakan plastik wrap. Karena, plastik wrap tersebut dapat menyesuaikan bentuk-bentuk daging yang telah di potong dan akan membuat daging yang disimpan lebih kedap udara.

Namun jika kalian akan menggunakan plastik biasa untuk menyimpannya, sebaiknya kalian tiriskan terlebih dahulu hingga kandungan air yang ada pada daging agar tidak terlalu banyak.

Janganlah kalian menggunakan plastik yang berwarna hitam untuk membungkus daging.

Selain menyulitkan untuk melihat jenis daging yang ada didalam plastik, bahan plastik hitam juga sangat tidak bagus jika digunakan sebagai wadah untuk menyimpan daging kurban.

6. Cairkan Daging dalam Suhu Normal

Jika kalian sudah menyimpan daging kurban dan akan mencairkannya, maka kalian harus mengetahui bagaimana cara mencairkan daging beku dengan baik dan benar agar kualitas daging tersebut tidak rusak.

Hal ini bertujuan untuk menghindari daging sisa yang dibekukan kembali akan menjadi basi. Maka dari itu untuk mencairkan daging beku harus dilakukan dengan cara yang baik dan benar agar daging tidak menjadi basi.

Jika kalian ingin mencairkan daging dengan cara meninggalkan daging beku pada suhu ruang dan membiarkan mencair sendiri itu merupakan langkah yang sangatlah berbahaya karena dapat menyebabkan pertumbuhan bakteri.

Metode yang paling tepat dan dapat diandalkan untuk mencegah pertumbuhan bakteri adalah dengan memasukkan daging ke dalam lemari es bagian bawah setelah dikeluarkan dari freezer.

Tetapi hal ini sangat membutuhkan waktu yang cukup lama, jadi jika kalian sedang terburu-buru maka kalian bisa menggunakan cara dengan memasukkan daging ke bak air dingin.

Rendam daging tersebut ke dalam mangkuk yang sudah berisi air keran yang dingin, dan ganti air tersebut secara berkala sesuai dengan suhu kamar. Jangan cairkan daging beku dengan menggunakan air panas.

7. Bumbui Daging Sebelum di Simpan

Selain bisa memberikan cita rasa yang lebih lezat terhadap daging, membumbui daging terlebih dahulu juga dapat memberikan beberapa manfaat.

Merendam daging dapat membuat daging menjadi lebih empuk dan beraroma. Bumbu-bumbu yang ditambahkan diharapkan dapat menyerap kedalam daging dan akan membuat rasa daging menjadi lebih baik dari biasanya.

Meskipun banyak variasi resep bumbu marinate yang dapat ditemukan, resep dasarnya biasa terdiri dari garam, minyak, perasa, asam, gula dan juga bawang.

Selain itu, kalian juga bisa menggunakan minyak zaitun, bawang putih, jus lemon, dan garam yang merupakan bahan-bahan yang lebih mudah untuk ditemukan.

Sedangkan untuk daging yang keras seperti daging sapi dan daging kambing, kalian bisa menggunakan rempah-rempah yang juga akan berfungsi dengan baik dan bahkan akan membuatnya lebih mudah untuk diolah.

Kalian dapat menaburkan bubuk herbal, rempah-rempah dan garam pada permukaan daging tersebut dan membiarkannya selama beberapa jam pada suhu ruang.

Potonglah daging menjadi berukuran kecil sebelum di rendam dan dimasukkan kedalamwadah yang berisi bumbu.

Langkah ini akan mempermudah kalian jika kalian akan mengolahnya sewaktu-waktu ketika kalian ingin memasak daging tersebut.

Memarinasi daging sebelum di simpan kedalam kulkas bisa membuat daging akan menjadi lebih awet. Terdapat zat antibakteri yang berada di dalam bumbu-bumbu alami yang dapat membunuh bakteri pada daging yang akan diolah.

8. Pisahkan Daging Sesuai Dengan Jenisnya

Sebelum memasukkan daging kurban ke dalam kulkas, pilah-pilah terlebih dahulu sesuai dengan jenisnya. Jangan sampai ada daging yang tercampur tidak sesuai dengan jenisnya, seperti daging kambing dan daging sapi.

Jika sudah, kalian bisa memilahnya lagi berdasarkan dengan jenis pada bagiannya. Misalnya jerohan, lidah, buntut atau ada juga iga. Cara ini juga akan membantu memudahkan kita untuk mengolahnya di kemudian hari jika kalian sudah siap untuk mengolahnya.

9. Jangan Sentuh Daging dengan Tangan Kotor saat akan Disimpan

Jangan pernah berani untuk memegang daging kurban saat tangan dalam keadaan kotor atau tidak bersih. Kuman-kuman dan aneka mikroba penyebab penyakit (pathogen) dapat berpindah dan berkembang biak dari tangan kita menuju ke dalam daging.

Sehingga, biasakan lah untuk mencuci tangan terlebih dahulu sebelum memegang daging yang masih segar untuk menghindari adanya kuman atau bakteri yang masuk dan bekembang biak di dalam daging.

10. Perhatikan Peletakkan Daging

Jangan pernah kalian meletakkan daging di tempat yang kotor, apalagi meletakannya di atas tanah. Karena jika daging berada di tempat yang kotor, daging sangat mudah terkontaminasi oleh bakteri atau kuman.

Bahkan, di tempat yang bersih sekalipun, mikroba dapat berkembang biak sebanyak 10.000 hingga 100.000 kuman per detik nya.

11. Etika Batuk atau Bersin

Jika kalian hendak menyimpan daging kurban dan kemudian ingin batuk atau bersin, maka kalian harus mengarahkan tubuh kalian ke arah lain.

Jangan langsung mengarah ke arah daging tersebut. Upayakan semaksimal mungkin untuk mengurangi kontaminasi daging dengan mikroba perusak atau yang biasa disebut pathogen.

12. Pengempukan Daging

Proses thawing atau biasa juga disebut sebagai pengempukkan kembali daging yang sudah beku didalam freezer dapat dilakukan dengan dua cara, yaitu fast thawing atau dapat diartikan dengan cara cepat dan slow thawing atau dengan cara lambat.

  • Fast thawing

Proses fast thawing ini dapat dilakukan dengan cara meletakkan daging beku yang masih terbungkus rapat didalam plastik kedalam ember yang kosong.

Kemudian, letakkanlah ember tersebut dibawah kran air dingin lalu biarkan air kran tersebut mengalir dan bergantian merendam daging beku tersebut.

Setelah daging kembali menjadi empuk, buka atau pecahkan plastik yang digunakan untuk membugkus daging, lalu cuci bilas daging hingga bersih. Setelah itu tiriskan daging dan daging siap untuk dimasak.

  • Slow thawing

Sementara itu, proses slow thawing ini juga dapat dilakukan untuk mencairkan daging beku.

Yaitu dengan cara memindahkan daging beku dari dalam kulkas bagian atas atau biasa disebut dengan freezer ke dalam kulkas bagian bawah yang suhu nya lebih kecil dibandingkan dengan freezer.

Biarkan daging pada suhu sejuk kulkas selama semalam atau sekitar 12 jam untuk mengempukkan kembali daging beku menjadi daging segar.

Setelah kembali menjadi empuk dan segar, hendaknya daging tersebut segera di masak. Jeda waktu yang terlalu lama antara proses thawing dengan proses pemasakan dapat membuat mikroba pembusuk akan datang dan kembali berkembang biak kemudian akan merusak kualitas daging tersebut.

Itu dia cara menyimpan daging kurba di kulkas yang dapat saya sampaikan, jika kalian belum puas dengan cara di atas, maka kalian bisa melihat pada artikel lain yang sudah saya buat sebelumnya.

Artikel tersebut yaitu Cara Menyimpan Daging Kurban di Kukas yaa!!!

Semoga artikel di atas dapat bermanfaat bagi kalian semua dan semoga kalian dapat menerapkannya pada kehidupan sehari-hari.

Leave a Reply